Satu pertanyaan yang hampir selalu muncul di awal konsultasi saya dengan klien salessite.id: “Biayanya berapa, Pak? Apakah mahal?”
Jawaban jujurnya: tergantung apa yang dibutuhkan. Tapi yang pasti, website profesional untuk UMKM di 2025 jauh lebih terjangkau dari yang kebanyakan orang bayangkan — asal tahu komponen biayanya dan tidak membayar hal yang tidak dibutuhkan.
Komponen Biaya Website yang Perlu Dipahami
1. Domain (Nama Website)
Domain adalah alamat website kamu di internet. Harga domain berbeda-beda berdasarkan ekstensinya:
- .com — paling universal, cocok untuk semua bisnis: Rp 150.000–200.000/tahun
- .id — menunjukkan bisnis Indonesia, cocok untuk UMKM lokal: Rp 100.000–180.000/tahun
- .co.id — butuh dokumen perusahaan untuk daftar: Rp 200.000–350.000/tahun
2. Hosting (Server Penyimpanan)
Hosting adalah tempat semua file website kamu disimpan dan diakses pengunjung. Pilihan yang sesuai untuk UMKM:
- Shared hosting: Rp 100.000–300.000/bulan. Cocok untuk website baru dengan trafik rendah-menengah. Provider terpercaya di Indonesia: Niagahoster, Rumahweb, Domainesia.
- Cloud hosting: Rp 200.000–500.000/bulan. Lebih stabil dan cepat. Cocok saat trafik mulai tumbuh.
3. Biaya Pembuatan (Development)
Ini biaya terbesar dan paling variatif:
- Freelancer entry level: Rp 500.000–2.000.000. Hasil sering tidak profesional, tidak ada garansi after-sales.
- Freelancer berpengalaman: Rp 2.000.000–8.000.000 untuk website dengan 5–10 halaman.
- Agency seperti salessite.id: paket bundling yang sudah termasuk domain + hosting + pembuatan + SEO dasar, mulai Rp 800.000/tahun dengan setup fee terpisah.
4. SSL Certificate
SSL adalah yang membuat website kamu mulai dengan “https://” dan menampilkan ikon gembok. Google mewajibkan ini untuk ranking SEO yang baik. Kabar baik: sebagian besar hosting sudah menyertakan SSL gratis (Let’s Encrypt). Pastikan hosting yang kamu pilih sudah include SSL.
5. Maintenance dan Update
Website perlu dijaga — update platform, update keamanan, backup rutin, dan pembaruan konten. Biaya maintenance:
- DIY (kelola sendiri): gratis tapi butuh waktu dan pengetahuan teknis
- Paket maintenance agency: Rp 200.000–500.000/bulan, sudah termasuk backup, update keamanan, dan support
Perbandingan Total Biaya per Tahun
DIY dengan WordPress + hosting sendiri:
- Domain: Rp 150.000
- Hosting: Rp 1.200.000/tahun
- Template premium: Rp 500.000 (sekali bayar)
- Total tahun pertama: ±Rp 1.850.000 — tapi butuh waktu setup 20–40 jam dan kemampuan teknis
Paket salessite.id (Starter):
- Sudah termasuk domain, hosting, pembuatan, SEO dasar, dan support
- Rp 800.000/tahun (setup fee terpisah Rp 159.000)
- Siap dalam 5–7 hari kerja, tidak perlu urus teknis sama sekali
Yang Sering Membuat Biaya Website Membengkak
- Membayar fitur yang tidak dibutuhkan (e-commerce penuh padahal cuma butuh landing page)
- Revisi desain yang berulang karena brief tidak jelas dari awal
- Ganti developer di tengah jalan karena tidak puas
- Plugin premium yang tidak perlu — banyak yang punya versi gratis yang cukup
- Tidak punya kontrak yang jelas soal apa yang termasuk dan apa yang tidak
Mau tahu persis berapa biaya website yang sesuai untuk jenis bisnis kamu dan apa saja yang sudah termasuk? Konsultasi gratis dengan salessite.id — tidak ada komitmen apapun.
Adit Wahyudin — Founder salessite.id
Membantu sales mobil, agen properti, dan UMKM Indonesia tumbuh lewat website profesional + SEO AI + AI Chatbot WhatsApp. Ikuti perjalanan saya di @adittwahyudin.